Devi Indah Bestari – Tas Limited ya Needle Devi

NEEDLE-DEVI.JPG

Devi Indah Bestari, seorang istri & ibu dari 3 orang anak, memiliki hobi menjahit  ( nenek-ibu tukang jahit ), lulus Sarjana Ekonomi, tidak suka bekerja di kantor ( dan itu menjadi masalah buat keluarga saya )
sampai akhirnya, saya nekat keluar dari pekerjaan kantor, saya menekuni hobi  jahit ini. Modal nekat, belajar pada ibu yang tidak memberi senyum karena keputusan saya,,tapi dari sanalah saya terpacu “Saya Harus Bisa”

3 bulan menghabiskan belajar menjahit tekhnik nenek saya, sy nekat dua kali membuka les jahit di rumah sampai les jahit online,, metode saya yang tanpa mengenal meteran berhasil,,mengandalkan jari telunjuk
bertahun2 membangun rumah jahit, galau melanda,,stuck
apalagi ada aturan “jangan mudah menadahkan tangan” dari keluarga,, – kalang kabut
sampai akhirnya saya banting stir membuat tas untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga.
Saya bangun Needle-Devi dengan brand baru MOZUP ( moz Up ) – sekarang
saya buat tas-tas sederhana, dengan kesan cantik, dengan kelebihan rapi pada jahitannya , bahan pilihan, dan limited ( bersyukurlah customer bisa menemukan 3 pcs dari setiap model tas yang saya buat dengan motif berbeda, karena saya lebih suka tas itu hanya ada 1 untuk 1 model )
tidak terbatas pada model tertentu, saya buat bermacam-macam model,,juga wallet, clutch, frame bag, dll
dari sini teman2 tertarik untuk belajar, seminggu 4x saya adakan pelatihan tas/dompet di rumah ( 2 hari private, 2 hari kelompok ), sampai akhirnya saya membangun “Garasi Singgah Craft”
keliling alias ngamen ke kota2 tempat tinggal sahabat2 yang mau belajar tas
sampai hari ini saya bersyukur sekali dari pihak wpc menawarkan untuk “belajar bersama” teman2 di Jakarta, berikut mengajarkan adik-adik mahasiswa di kampus unair & unesa dll

tidak sampai disini, saya beserta keluarga ( suami & anak2 ) mengembangkan produk tali2 tas yang awalnya utk keperluan sendiri berkembang karena kebutuhan teman2 crafter di seluruh Indonesia & Malaysia
semakin berkembang karena bimbingan 2 ibu guru saya belajar via online ( meskipun masih berantakan ) : Irma sustika & ietje s.guntur

 

harapan saya ikut iwpc3 surabaya : selain belajar untuk diri sendiri, usaha yg saya jalani sekarang  bisa berguna buat keluarga ( dan benar menurut aturan )
kegigihan saya ini saya persembahkan buat ibunda tercinta “ Endang Parwati Kesumadewi”
buat ibunda tercinta,, “saya pasti bisa”- I Love U
Impian Devi ingin menciptakan  brand awareness dan referensi produk-produk limited ( terbatas ), khususnya tas dan dompet  dengan keunikan motif, model, dan kerapihan jahitan. Kalau boleh disederhanakan, “Tas Limited, ya Needle Devi”

 

Social Responsible
Menjadi rujukan pelatihan tas dan dompet untuk pengembangan kewirausahaan.

Comments

comments

Share

Rachmah Setyawati – Klappertart Durian Primadona Kedai Rachmah Online Cake Shop

Rachmah-Setyawati_Kedai-Rachmah.jpgRachmah Setyawati. Ibu dari seorang putri, pemilik Kedai Rachmah Online Cake Shop di Surabaya.
Sudah hampir 4 tahun ini  sedang menjalankan dan membangun usaha kuliner saya.  Konsentrasi utama usaha saya, menerima pesanan hantaran Aneka Kue Tart,  Ayam Kodok dan Durian Klappertaart (Produk unggulannya – Best Seller). Pemasaran produk kami 90% adalah lewat internet. Jadi, kami dapat menjangkau pemenuhan kebutuhan bagi para konsumen yang berada di luar wilayah Surabaya atau  negera Indonesia, untuk dikirimkan kepada keluarga disini.

Rencana Pengembangan Bisnis dan target ke depan :
1.Memperluas sistem jaringan pemasaran, bila selama ini hanya 1 kaki, ingin menambah lagi dengan mencari agen/partner bisnis .
2.Membuat produk baru, sebagai usaha strategi promo produk, ingin menyasar pangsa pasar anak muda menengah ke atas.
3.Inginnya dapat membuka lapangan kerja baru lagi dari rangkaian bisnis saya ini, misal mendirikan jasa pengiriman, dimana selain dapat menunjang alur kerja saya, juga membuka lapangan kerja baru, rencana saya ingin bekerjasama dengan panti-panti asuhan anak laki-laki yang ada disekitar rumah,
4. Ingin mempunyai offline store untuk khusus produk Durian Klappertaart dan sejenisnya.

Motivasi mengikuti program IWPC III Jatim :
Karna program ini bukan sekedar kompetisi, tetapi ada bimbingan di dalamnya. Ibarat menemukan sebuah oase bagi saya. Selama ini, pertanyaan-pertanyaan yang hanya berkutat di benak saya ttg permasalahan pengembangan bisnis segala macam hanya menggantung dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa.
Melihat materi-materi yang dipaparkan dlm kompetisi ini, sepertinya pertanyaan-pertanyaan saya akan dapat terjawab, sehingga saya tahu apa yang sudah, yang blm dan yang harus saya lakukan  dlm menjalankan bisnis saya.

Comments

comments

Share