Trisnaniar N.A, – IWPC 18  Semarang

 

Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah segenap rasa syukur saya panjatkan atas kesempatannya untuk bergabung dengan IWPC 18. Besar harapan saya untuk dapat menggali ilmu dan menerapkan ilmu bisnis untuk mengembangkan usaha saya. Untuk itu, akan sedikit saya ceritakan perjalanan usaha yang saat ini baru saya tekuni.

Saya adalah seorang perempuan yang suka berdagang dan menjalin relasi lewat perdagangan. Sedari kecil saya suka membuat sesuatu untuk dijual mulai dari kartu lebaran, gelang, kalung dan kerajinan tangan lainnya. Sampai saat saya sudah menyelesaikan pendidikan saya, saya justru membuka usaha souvenir dan undangan pernikahan. Sayangnya, dulu saya kurang menyadari pentingnya ilmu manajemen dan bisnis dalam mengembangkan sebuah usaha sehingga usaha pertama yang saya rintis stagnan dan tidak berkembang. Pada tahun 2016 saya menikah dan mulai pindah ke Tangerang Selatan untuk ikut bersama suami saya. Setelah menikah, saya mulai tertarik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini. Hal inilah yang mengenalkan saya pada dunia mainan edukasi dan literasi anak. Motivasi awal saya adalah untuk memberikan media pendidikan usia dini yang terbaik untuk anak kami. Namun seiring berjalannya waktu, saya juga ingin menjadi bagian dari majunya dunia literasi Indonesia khususnya untuk anak-anak melalui kegiatan membaca dan bermain mainan edukasi. Maka lahirlah @kidzfun.edutoys yang saat ini baru berusia 2 tahun.

Banyak cita-cita yang ingin saya wujudkan melalui @kidzfun.edutoys dan saya menyadari keterbatasan ilmu yang saya miliki. Saya merasa harus meng-upgrade diri saya supaya dapat terus mengembangkan @kidzfun.edutoys. Salah satu alasan saya mengikuti IWPC 18 adalah untuk mengupgrade ilmu saya sebagai seorang mompreuner yang memiliki ilmu dalam memanage sebuah bisnis. Merubah diri saya dari “berjualan” menjadi “berbisnis”. Alasan lainnya yang mendorong saya mengikuti IWPC 18 supaya usaha yang sudah saya rintis tidak mengalami kegagagalan seperti sebelumnya.

Selama 2 tahun menjalankan @kidzfun.edutoys cukup banyak kendala yang saya alami, diantaranya:

  1. Manajemen keuangan. Manajemen keuangan, pengaturan cashflow, pencatat dan pembukuan adalah beberapa hal yang belum saya terapkan pada usaha saya sehingga menjadikan saya sulit dalam melakukan kontrol keuangan.
  2. SDM. Dalam menjalankan usaha saya sering kali mengalami keraguan untuk mendelegasikan tugas kepada orang lain sehingga 90% tugas masih saya kerjakan sendiri.
  3. Sistem. Saya berharap dapat membentuk sebuah sistem untuk menjalankan bisnis ini dengan baik.
  4. Promosi. Kendala lain yang saya hadapi adalah kendala promosi dimana saya lebih banyak melakukan promosi secara digital melalui Media Sosial. Kendala yang saya rasakan adalah hanya 20% dari customer saya yang merupakan “orang asing” di media sosial. Sebagian besar yang lain adalah kawan atau kerabat saya sendiri. Sehingga saya merasa apakah ada yang kurang dari promosi saya sehingga banyak orang lain yang belum percaya.

Sekian yang dapat saya ceritakan secara singkat rangkuman mengenai usaha yang sedang saya jalankan saat ini. Besar harapan saya untuk dapat menggali ilmu dan memajukan usaha saya melalui IWPC 18. Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih atas kesempatannya untuk bergabung dalam IWPC 18.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Comments

comments

Share