Author: woman

Putri Pramodya – Ingin Fokus Pada Bisnis Katering Yang Telah Ditekuni 3 Tahun

putri

Saya Putri Pramodya, saya bercita cita menjadi seorang entrepreneur sejak kecil, Saya melupakan ijazah S1 saya demi mewujudkan impian saya untuk menjadi pengusaha.

Menjadi pengusaha tidaklah mudah, penuh tantangan, apalagi berjalan tanpa ilmu.

Awal awal saya belajar bisnis saya berganti2 bisnis mulai dari menjadi reseller bisnis online,membuat berbagai produk makanan tapi gagal diterima pasar.

Tapi semenjak saya menikah dan punya rumah sendiri. Saya berpikir untuk membuka usaha catering karena kesukaan saya pada memasak. dan merasa peluang bisnis ini sangat besar, saya memulai dengan melayani catering harian untuk karyawan,dan rumahan untuk ibu2 yg tdk sempat memasak untuk keluarganya.
Saya mempromosikan catering melalui online, catering saya mulai banyak dikenal, dan disukai pelanggan sehingga merambah ke catering pernikahan dan nasi kotak.
Sudah 3 tahun saya menekuni bisnis catering ini, saya sangat menyukai dan menikmati bisnis ini.

Namun saat suami saya membuka usaha daur ulang plastik, banyak waktu,tenaga dan pikiran yang saya curahkan untuk membantu usaha suami saya. Sehingga usaha catering saya tidak lagi berjalan maksimal. Dan berjalan di tempat.

Untuk itu saya mengikuti IWPC untuk membangun lagi bisnis catering saya yg sempat berjalan di tempat. Saya ingin membuat catering ini menjadi lebih baik dari sebelumnya dan menjadi yang terbaik di Mojokerto, saya ingin mendapat inspirasi untuk menciptakan produk produk unggulan baru yang bisa diterima dg baik oleh pasar

Share

Peni Pusparini- Merintis Bisnis Asesories dari Hoby

peni

 

Berawal dari keisengan membuat assesoris dan kain felt seperti gantungan kunci,bros dan hiasan pensil yang akhirnya mendatangkan pesanan demi pesanan.setelah berhasil bermain kain felt saya mencoba berjualan assesoris lain seperti bros dari manik2, pita,bandana,liontin dari bahan batu dan kawat tembaga (wire jewelry) dan akhirnya sekarang membuat Tas Homemade…semua hal di dunia craft saya coba tetapi hanya sekedar menyalurkan hobi dan mengisi waktu luang sepulang kerja.

Dari sekedar hobi dan bisa mendatangkan materi dan bahagia sekali jika sesuatu yang kita buat dari tangan sendiri bisa membuat orang lain bahagia,teman2 / customer yang memesan merasa puas dengan hasil yang diterima.

Dari situlah akhirnya saya memutuskan untuk lebih fokus dengan usaha ini dan menjadikannya sebagai pekerjaan utama. Sampai akhirnya, lebih tepatnya hampir satu tahun yang lalu saya memutuskan untuk melepaskan attribute sebagai seorang karyawan. Nekat keluar dari zona Nyaman. Lebih nekat lagi berbisnis tanpa ilmu yang mumpuni. Dan akhirnya bisnis saya berjalan tanpa perkembangan yang signifikan.

Saya harus kerja extra keras agar harapan untuk memiliki Toko sendiri tercapai, terlebih lagi agar keputusan saya untuk resign tidaklah sia-sia. Ada tanggungjawab lebih terutama kepada orang tua.

Akhirnyaa saya memutuskan untuk ikut IWPC 10 untuk mendapatkan ilmu mengenai bisnis, bagaimana menjalankan bisnis dengan manajemen yang lebih baik. Agar bisnis saya makin berkembang dan sukses tidak hanya dari segi materi tetapi juga mendatangkan manfaat untuk diri sendiri,keluarga dan orang lain.

Share