enny tjokro.....Latar pendidikan pemrograman komputer yang tidak ada hubungannya dengan bisnis gift dan souvenir, tidak menyurutkan langkah saya dalam menekuni bisnis ini. Dengan bakat dan cita rasa seni yang diwarisi oleh Papa, saya selalu suka dan menikmati gelora semangat dalam setiap kreativitas yang tersirat di setiap hasil karya seni.
Saya nekad membuat lilin hias tahun 2001, dan ternyata sangat disukai oleh teman-teman. Orderan berdatangan dan mulai dilirik oleh toko gift di mall sebagai pemasuk barang craft lilin. Kegiatan berlangsung selama 4 tahun hingga saya diterima bekerja di salah satu perusahaan mi instan yang cukup tenar di Medan. Kewalahan membagi waktu membuat saya harus memilih. Akhirnya saya vakum dan fokus kerja kantoran.
Namun gelora seni dalam jiwa tidak pernah padam. Setelah menikah dan tinggal di Malaysia tahun 2015,  saya mencoba menjual souvenir secara online untuk pasaran di Indonesia di tahun 2010 setelah anak bungsu saya yang lahir di Kuala Lumpur sudah agak besar. Dan saya mengambil kelas clay art di tahun 2012 di Petaling Jaya.
Bisnis saya meledak dan kewalahan. Selain menjual barang gift, saya juga menerima pesanan tempahan dari material clay. Namun saya harus mengalah dan vakum lagi setelah saya diserahkan tanggung jawab mengelola sebuah pusat kecantikan di Tangerang yang dimiliki suami di tahun 2013.
Di awal tahun 2014 saya memulai lagi secara sambilan, dan memulai lagi clay art. Pemesannya bervariasi mulai dari perorangan dan perusahaan.
Saya memang khusus menunggu event IWPC5 ini untuk membedah bisnis saya agar bisa dikembangkan secara serius.

Rencana Bisnis
1. Menjadi produsen produk gift dan souvenir untuk event.
2. Menjadi supplier produk gift dan souvenir.

Target ke depan
1. Memiliki 1 toko fisik 1 tahun ke depan
2. Menjadi supplier dan produsen gift dan souvenir
3. Mampu menyelenggarakan workshop seni secara kontinu
4. Membidik pasar ekspor

Motivasi Ikut IWPC

Untuk
1. Ingin membesarkan bisnis secara serius dalam jangka panjang
2. Ingin belajar lebih profesional dalam bisnis

Comments

comments

Share