Womanpreneur tanpa melihat usia,  Mungkin saya termasuk salah satunya. Karena saya justru baru tertarik merintis usaha di saat usia menjelang 40. Terlambat? Ya, memang. Tapi saya berprinsip better late than never . Jadi saya tidak berputus asa dan pantang menyerah. Apalagi ranah bisnis yang saya bidik di bidang fashion yang notabene selalu berpacu dengan waktu trend mode, membuat saya harus ekstra kerja keras agar bisa bersaing dengan para anak muda yang penuh semangat, ide dan energik. Harapan saya, di sisa umur ini, saya bisa punya arti bagi  kehidupan orang lain dengan membuka peluang kerja bagi orang di sekitar yang membutuhkan.

 

  1. Rencana Bisnis dan target ke depan

Sebagai langkah awal, saya mencoba memproduksi inner ninja berkualitas dengan banyak pilihan model dan pilihan warna dan tentu saja nyaman dikenakan.

Target berikutnya, saya ingin usaha saya bisa menjadi one stop shopping kebutuhan hijab dan busana muslim dengan beragam varian mulai dari inner ninja, pasmina, jilbab, mukena sampai busana muslim komplit. Baik secara online maupun offline, yang jika hal tersebut bisa terwujud, maka akan semakin besar peluang lowongan kerja dan semakin bermanfaat hidup saya

 

  1. Motivasi mengikuti IWPC III Jawa Timur

Latar belakang saya yang merintis usaha di usia yang tidak muda lagi ditambah kurangnya intuisi trend mode dan ketatnya persaingan bisnis, maka saya tidak ingin membuang-buang waktu dengan menjalankan bisnis secara otodidak ataupun try by error. Saya harus bergerak cepat dan sigap dengan menangkap kesempatan emas mendapatkan mentoring dari para mentor-mentor yang punya catatan luar biasa di IWPC III, sehingga saya bisa menghemat waktu dan tenaga, menyiapkan strategi jitu agar usaha yang dijalankan bisa sukses.

Comments

comments

Share