peserta womanpreneur competition Foto-Wiwia.jpgIbu 3 anak dan seorang vegan (sudah 4 tahun). Menjadi vegan memberi inspirasi untuk berkarya di bidang yang animal-free/friendly karena setelah menjadi vegan baru menyadari bahwa ada peluang untuk mengadakan atau mewadahi produk-produk dengan label vegan baik produk fashion hingga makanan.

Untuk langkah awal, dengan kesadaran bahwa begitu banyak tas di market yang masih terbuat dari kulit atau menggunakan kulit sebagai aksesoris maka dibuatlah tas non-kulit dengan brand Folla. Folla mengusung tema urban yang simple dan chic dengan bahan non-kulit. Dalam pengembangan produk, Folla mengutamakan tujuan dan fungsi tas nantinya.

Rencana pengembangan bisnis:

  • Membuat kemasan/packaging yang menarik untuk tas Folla
  • Menambah variasi bahan tas selain yang digunakan sekarang
  • Promosi keberadaan brand Folla secara offline dan online

Target bisnis:

  • Menjangkau pasar yang lebih luas dengan memperkenalkan produk secara offline dan online (tidak hanya di lingkup komunitas atau wilayah Jatim saja)
  • Peningkatan penjualan dan omset
  • Peningkatan kapasitas produksi

Motivasi mengikuti IWPC III Jatim:

  • Menambah wawasan tentang dunia perbisnisan (apa saja yang perlu dipertimbangkan di setiap langkah melakukan bisinis)
  • Memperluas network
  • Mencari peluang bisnis (dengan mempertimbangkan usaha yang dikerjakan rekan sesama peserta IWPC III Jatim)

Rencana pengembangan usaha :

Diharapkan dalam 1-2 tahun ke depan, brand Folla sudah lebih dikenal masyarakat karena ketatnya persaingan di bidang penjualan tas tentunya hal ini tidak akan mudah bila tidak ada nilai lebih yang dijual disini. Selain itu juga diharapkan brand Folla bisa dikenal sebagai indie brand di mancanegara dengan pengenalan secara online

Satu hal lagi, seperti yang disebutkan sebelumnya, dengan background sebagai seorang vegan, rencana pengembangan usaha yang lebih besar di luar tas Folla adalah membuat sebuah wadah atau penyedia informasi produk vegan.

Comments

comments

Share