Author: woman

Amelia Angelina – Start Up Ide Bisnis “Karikatur Produk”

womenpreneur,kompetisi,ide bisnisSebelum masuk ke IWPC 3, saya menekuni bidang membuat aksesoris bertema kartun dan tokoh komik. Mengapa? Karena sampai sekarang saya masih punya hobi yang awet dari kecil, yaitu membaca komik, menonton kartun, dan main game. Ditambah dengan hobi otak-atik, saya mulai menjual hasil karya saya, yang saat itu dengan bangga saya katakan sebagai “bisnis”.

Setelah masuk IWPC 3, baru saya sadar bahwa yang saya tekuni adalah “bisnis UKM”, alias Usaha Kalau Mood, Usaha Kalau Mau duit, dan sebagainya (bahkan sering tidak untung tapi happy aja karena tidak sadar kalau rugi). Tidak hanya duit, Mind Set dan manajemennya pun jauh dari kata “bisnis”.

Selama pembekalan IWPC 3, saya baru tahu apa itu “bisnis” yang sebenarnya, lalu dipaksa berpikir “out of the box” dan “menghargai karya sendiri”, termasuk “menghargai kekayaan negri”. Hasilnya, saya nekat membuat produk boneka dengan style Jepang tapi dilengkapi dengan kekayaan lokal, yaitu bahasa. Tidak hanya boneka, akhirnya saya memutuskan membuat produk karikatur yang selama ini saya anggap, “Cuma begini siapa yang mau?” dilengkapi dengan unsur bahasa lokal juga. Nekat? Banget. Kecintaan dan keprihatinan saya terhadap bahasa lokal lah yang membuat saya jadi bonek. Hasilnya? Tidak sedikit yang menertawakan ide saya. Minder dan semakin minder. Tetapi ada yang bilang, “terlanjur basah, ya sudah mandi saja sekalian” kan?

Di luar dugaan, mulai muncul orang-orang yang menghargai dan mensupport ide saya.

Entah mimpi apa, ide bisnis saya bisa masuk ke 10 besar. Jangankan 10 besar, saat pemilihan 20 besar saja saya malah duduk di pojokan belakang siap-siap pulang karena merasa tidak PeDe dengan ide saya, ehhhh, lha kok masuk 10 besar! Saat pengumuman 10 besar juga asik otak atik karikatur di stand. Untung standnya persis depan panggung. Kalau di pojokan belakang mungkin malah pulang, bukan maju ke depan.

Ada yang tanya, “Apa nggak rugi tuh ikut kompetisi pakai bayar??”. 10000% tidak. Ilmu, support, dan “penggemblengan” yang didapat , baik dari para mentor maupun dari sesama peserta benar-benar luar biasa. Betul kata para juri dan mentor, IWPC ini bukan kompetisi demi uang atau demi mengalahkan orang lain, tetapi IWPC adalah kompetisi mengalahkan diri sendiri. Bravo WPC!

Share

Ita Husna- Membidik Pasar Premium Fashion Muslim

ita-husna.jpgUsaha Hijab dan Fashion muslim  dan produk aksesorisnya adalah bisnis yang sangat prospektif karena bergerak dikebutuhan primer/ sandang  dengan kelebihan Kualitas produk midle premium, menggunakan kualitas bagan terbaik dan pengerjaan standart butik itulah mimpi saya dalam mengembangkan  “queensyatila”brand produk saya

saya lebih suka dipanggil nama belakang saya karena terdengar lebih dewasa. Saya ibu dari 2 putra, Istri dari suami yang sangat saya cintai dan kebetulan juga mahasiswi tingkat akhir di PTS di Yogyakarta.

Menjalani sebagai woman preneur sebenarnya sudah sejak Sekolah Menengah atas, kira- kira hampir 13 tahun yang lalu, bahkan jualan saya pertamakali sejak kelas 3 SD ( saya tulis kisahnya di blog pribadi saya http://pelagihatihusnablogspot.com)

Hobby melakukan sesuatu yang menangtang dan baru, membuat saya selalu bersemangat dalam bisnis.

Pernah menjadi pemenang Kompetisi ilmiah mahasiswa nasional  bidang kewirausahaan yang diselenggarakan DIKTI- KEMENDIKNAS, tahun 2012.

Saya ingin menjadikan perusahaan Fashion muslim terkemuka yang menghasilkan kebutuhan fashion muslimah yang unik, menarik, berkualitas dan sesuai aturan syar’I

Saat ini saya tengah merintis sebuah usaha bidang fashion muslim, konsepnya adalah rumah produksi, free custom design dengan brand “ queensyatila”. Harapannya kedepan bisa menjadi salahsatu brand fashion muslim yang mampu menembus pangsa pasar mancanegara, dan bersaing dalam kancah pasar bebas, memajukan sumberdaya asli Indonesia.

Bergabung di womanpreneur community sebenarnya menjadi keinginan saya sejak 2 tahun yang lalu, dan Tuhan baru mengidzinkan saat ini dan langsung mengikutiingkubator bisnis IWPC JATIM, di Surabaya.

Sangat bangga dan bersyukur sekali, harapannya bisa mendapatkan Coach yang handal di bidangnya agar saya lebih fokus dengan tujuan bisnis untuk membuat goal yang tepat.di WPC  adalah juga sebagai moment langka bisa berkenalan dan bersinergi bersama womanpreneur hebat seluruh indonesia.

Target saya kedepannya Menjadi perusahaan hijab dan busana muslimah yang terkenal di seluruh wilayah Indonesia dan Mancanegara ( Dengan brand image yang kuat)

  • Dapat menjual produk 10.000 pcs per minggu
  • Mendapatkan Omzet 1 Milyard / bulan
  • Menapai 1 juta reseller/ member tanpa modal
  • Dapat membuka cabang 100 kota di indonesia dan cabang mancanegara

Share